foto:antranews |
Abdul Hadi, warga sekitar pasar Kolpajung mengatakan, warga banyak dikejutkan dengan asap yang mengepul dari dalam pasar di los bagian selatan. Apinya langsung membesar. "Saya bangun tidur dan lihat pasar sudah terbakar. Asapnya sampai ke rumah," kata Abdul Hadi, seperti yang dikutip dari kompas.com.
Ratusan anggota polisi dan TNI bersama masyarakat bergotong royong membantu mobil tanki milik PDAM dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, untuk memadamkan kobaran api. Pemkab Pamekasan, meminta bantuan tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep. Masing-masing mengerahkan dua mobil pemadam kebakaran.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, diduga karena sambungan arus pendek listrik. Kerugian material akibat musibah kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp900 juta. Akibat musibah kebakaran ini, para pedagang terpaksa berpindah berjualan di Pasar Sedangdang, di laham milik Kodim 0826 Pamekasan yang terletak sekitar 300 meter ke arah selatan Pasar Kolpajung.
Bupati Pamekasan Achmad Syafii telah menggelar rapat tanggap darurat membahas solusi bagi para pedagang yang berjualan di Pasar Tradisional terbesar di Kabupaten Pamekasan. Saat ini lokasi kebakaran dipasang garis polisi dan petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara.
0 komentar:
Posting Komentar